10 Kategori “Component” pada Grasshopper 3D

Penulis: Nadiya Rahmah, Diyfab Colab & Workshop 

Ketika kita membuka layar Grasshopper dari Rhino (cara untuk melakukannya bisa dibaca di sini), kita akan melihat sepuluh tab yang berisi beragam Component. Sepuluh tab ini adalah Params, Math, Sets, Vector, Curve, Surface, Mesh, Intersect, Transform, dan Display. Dalam versi sebelumnya, beberapa tab memiliki nama berbeda. Nama kesepuluh tab di versi Grasshopper awal-awal adalah Params, Logic, Scalar, Vector, Curve, Surface, Mesh, Intersect, XForm, dan Complex. Tab Logic berubah menjadi Math dan Sets, Scalar berubah menjadi Sets, Xform berubah menjadi Transform, dan bisa diduga Complex berubah menjadi Display. David Rutten, pembuat Grasshopper, rupanya sangat suka memodifikasi software yang dia buat. Banyak kontributor diundang memberi masukan untuk mengembangkan versi terbaru. Jangan heran bila di kemudian hari nama-nama tab ini berubah lagi. Terlepas dari itu, we are glad that you’ve made it in the first place, David!

Mari kita pelajari dulu.

Params

params

Sesuai namanya, kategori ini berisi Component yang menyimpan informasi atau objek yang nantinya menjadi parameter untuk operasi berikutnya. Component yang berisi informasi, data, atau objek baik itu titik <Vertex>, garis <Line>, kurva <Curve>, bidang datar, permukaan <Surface>, angka <Number>, teks <Text>, dan lain sebagainya disebut dengan Parameter atau Params. Component jenis ini hanya memiliki informasi atau objek tersebut tanpa melakukan operasi apapun. Component pada kategori Params bisa mengambil data awal dari Rhino (misalnya kita sudah punya bentuk tertentu yang ingin dimodifikasi) untuk kemudian diproses oleh Definition yang kita buat di Grasshopper. Pengertian Definition ada di artikel ini.

Math

math

Yup. Math adalah kategori berisi Component yang melakukan operasi matematika. Kategori ini dipecah menjadi delapan sub-kategori: Domain, Matrix, Operators, Polynomials, Script, Time, Trig, dan Util. Bila kita termasuk yang suka Matematika, atau termasuk yang sangat memperhatikan saat guru menjelaskan di bangku SMA (guru les, minimal), maka kelompok komponen yang satu ini akan sangat mudah dimengerti.

Domain adalah komponen-komponen yang membantu kita mendefinisikan kelompok data yang berkaitan dengan operasi matematika yang akan kita lakukan. Ingat misalnya bila kita mengetahui x=bilangan asli dan y=x+2 maka y adalah garis diagonal pada bidang cartesius yang dimulai dari titik (1,3). “X=bilangan asli” adalah kelompok data awal yang kita tentukan dengan menggunakan Component <Domain>. Dengan adanya <Domain> tersebut, maka hanya angka yang termasuk bilangan asli yang akan diproses dalam operasi berikutnya.

Matriks seperti yang kita pernah pelajari adalah susunan bilangan dalam baris dan kolom yang membentuk “tabel” persegi. Dengan memiliki data yang bebentuk matriks, maka seluruh susunan angka dalam matriks tersebut dioperaskan secara bersamaan. Ada baiknya kita buka kembali catatan matematika tentang matriks sebelum bereksperimen di Grasshopper menggunakan Component ini, agar memahami logika operasionalnya.

Operation berisi operasi matematika sederhana seperti tambah, kurang, kali, bagi, serta simbol-simbol lainnya yang dipergunakan dalam kalimat tertutup maupun kalimat terbuka matematika. Polynominals berisi akat, pangkat, dan logaritma. Script cukup jelas berisi kalimat-kalimat fungsi seperti X2+2x+1 dan sebagainya. Time jelas merujuk pada referensi waktu atau basis. Trigonometri berisi sinus, cosinus, tangen, dan sebagainya. Utilitas berisi Componen yang mengerjakan data statistik.

Sets

sets

Sets berisi Component yang digunakan untuk mengatur Data List. Data List adalah sesuatu yang cukup penting dalam Grasshopper, begitu pula dalam pemrograman. Kita bisa memanipulasi bagian atas suatu gedung misalnya, tapi tidak mengganggu lantai bawahnya. Atau kita juga bisa membuat bukaan (kaca) pada permukaan dinding yang tidak mendapat sinar matahari langsung tapi menutup dinding yang tersengat matahari langsung. Semuanya dilakukan dengan manajemen Data List. Apa itu data list dan bagaimana kita mengatur data list bisa dipelajari dalam Grasshopper Primer halaman 36.

Vector

vector

Vector berisikan Component yang membentuk titik, garis, grid, dan sebagainya dari Definition yang kita buat. Misalnya yang paling sering digunakan adalah <Construct Points>. Component ini membentuk titik atau vertex (bisa satu titik atau banyak titik sekaligus) dari data yang kita punya. Misal kita punya data x={1.3.4.5.7} kemudian y={0,9,8} dan z={1,2,3,4,5,6,7,8,9}. Dari data tersebut, dengan Component <Construct Points> kita bisa membentuk sedikitnya tiga titik.

Curve

curve

Bagi yang terbiasa membuat grafis di AutoCAD, Adobe Illustrator, dan Corel Draw, tentu kategori Curve sangat tidak asing lagi. Di sini terdapat beberapa Component yang lebih advance dari tool pembuat dan pemodifikasi Kurva pada AutoCAD atau Corel Draw. Misalnya dengan Component <Discontinuity> kita bisa mengecek apakah ada bagian yang tidak tersambung pada Kurva kita, dengan <Polygon Center> kita bisa mengambil titik berat suatu bangun tak beraturan, dan masih banyak lagi.

Surface

surface

Kategori Surface ini berisi Component bidang dan ruang, sesuatu yang memiliki luas dan atau volume. Kategori ini adalah kelanjutan dari kategori Curve yang hanya memiliki panjang dan koordinat namun tidak memiliki luas. Kita bisa membuat berbagai macam permukaan dengan menghubungkan satu <Curve> dengan <Curve> lainnya menggunakan Component <Loft>. Kita bisa membagi <Surface> dengan mudah, juga membuat grid pada suatu bentuk bola dengan mudah.

Mesh

mesh

Mesh bisa berubah menjadi a mess kalau kita tidak hati-hati. Terutama ketika kita mengolah data list. Mesh sendiri artinya jalinan kain atau jala. Dalam permodelan 3D, mesh merujuk pada permukaan yang bersifat topografik. Apa yang dimaksud dengan topografik? Greg Lynn menjelaskan dalam bentuk Curve, dengan memberikan perbedaan antara Curve yang dibentuk dari dasar radian lingkaran dan Curve yang dibentuk karena tarikan dan dorongan atas Curve tersebut. Mesh bisa ditekan dan ditarik, misalnya oleh suatu titik acuan (Vertex). Lebih jelasnya bisa sedikit mampir ke tulisan saya di nadrasnote.blogspot.

By the way, Voronoi dan Triangulation cukup populer di berbagai tutorial Grasshopper.

Intersect

intersect

Intersect berisi Component yang mengoperasikan pertemuan dua <Surface> atau <Mesh>, pertemuan <Curve> dengan <Curve>, pertemuan <Curve> dengan <Plane>, dan sebagainya. Kita bisa membuat lapisan kontur dari Mesh yang kita punya dengan menggunakan Component <Contour>. Kita juga bisa bermain dengan komponen unyu seperti <Iso Vist>, misalnya untuk mengetahui bayangan dari satu sumber cahaya terpusat, membuat efek, atau men-simulasikan (menyimulasikan?) pandangan pengunjung sebuah pameran.

Transform

transform

Sesuai namanya, transform berisi Component untuk melakukan transformasi pada objek. Kategori ini terbagi ke dalam lima sub-kategori: Affine, Array, Euclidean, Morph, dan Util. Bagi yang sudah pernah ‘main’ AutoCAD dan Sketch Up, tentunya kategori Transform ini tidak asing lagi. Affine ditujukan untuk mengubah objek itu sendiri dengan memperbesar, memperkecil, proyeksi bidang datar, pergeseran, dan mapping. Sementara itu Array adalah Component yang men-duplikasi object sesuai dengan pola tertentu (linerar, matriks, polar, along a path). Euclidean mencakup operasi Mirror, Rotate, Move, dan Orient). Morph lebih banyak berisi modidikasi pada <Surface>

Display

display

Kategori yang satu ini lebih ditujukan untuk memudahkan kita dalam mamahami apa yang kita buat pada tampilan Rhino, seperti memunculkan <Text Tag>, mempertebal garis, dan membuat anotasi.

++++++++++++++++++++

Menambah vocabulary Component adalah modal awal bermain di Grasshopper. Dengan berbekal pengetahuan tentang 10 kategori ini, kita sudah beberapa langkah lebih maju. Selamat bereksperimen!

2 Replies to “10 Kategori “Component” pada Grasshopper 3D”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *