Memaksimalkan Hunian Mungil (Part 1)

Manusia dari waktu ke waktu semakin bertambah jumlahnya, sedangkan tanah yang tersedia tidak pernah bertambah. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa harga tanah semakin melonjak yang akhirnya berdampak pada luas hunian yang semakin mengecil. Lantas, bagaimana menghadapi kondisi tersebut? Berapa sebenarnya luasan yang dibutuhkan untuk hunian ideal? Bagaimana membuat rumah mungil tetap nyaman untuk ditinggali dan beraktifitas?

Jika Makers belum memiliki tanah yang akan dijadikan hunian, Makers bisa memulainya dengan membuat perencanaan kebutuhan akan luasan. Sebenarnya tidak ada standar khusus yang menjelaskan secara pasti ukuran atau luasan ideal sebuah ruangan atau hunian karena hal tersebut berbeda-beda tergantung pada penghuninya, seperti: jumlah penghuni, aktivitas penghuni, persepsi penghuni terhadap kebutuhan, faktor keamanan, faktor kenyamanan, dan lainnya. Berikut adalah contoh kasus perencanaan untuk menentukan luasan lahan hunian yang dibutuhkan:

Asumsi, Makers telah memiliki suami/ istri dan Makers berdua merupakan pekerja kantoran dan berencana hanya memiliki 2 anak. Makers memiliki asisten rumah tangga yang bekerja dalam hitungan jam (tidak tinggal bersama) dan sekali atau dua kali dalam sebulan ada tamu yang berkunjung (contoh: orang tua).

Berdasarkan asumsi akan diatas, dapat dibuat rencana program ruang sebagai berikut:
a. 1 kamar tidur utama yang berisi: double bed, meja rias dan lemari baju dengan asumsi luasan minimum yang dibutuhkan 12 m2
b. 2 kamar tidur anak yang berisi: single bed, meja belajar dan lemari baju dengan asumsi luasan minimum yang dibutuhkan 9 m2 per anak, sehingga untuk dua orang anak perlu dikalikan dua (18 m2)
c. 1 kamar tidur tamu yang berisi: double bed dan meja rias dengan asumsi luasan minimum yang dibutuhkan 9 m2
d. Dapur yang berisi kabinet, kompor, sink, oven, meja bar (kapasitas 2 orang) dengan asumsi luasan minimum yang dibutuhkan 12 m2
e. Ruang makan kapasitas 4 orang yang berisi meja dan kursi makan dengan asumsi luasan minimum yang dibutuhkan 12 m2
f. Ruang keluarga kapasitas 6 orang yang berisi cabinet TV dan sofa dengan asumsi luasan minimum yang dibutuhkan 12 m2
g. Ruang tamu kapasitas 4 orang yang berisi lounge chair dan coffee table dengan asumsi luasan minimum yang dibutuhkan 9 m2
h. Gudang dengan asumsi luasan minimum yang dibutuhkan 9 m2
i. Garasi untuk 2 mobil, 1 motor, 2 sepeda dengan asumsi luasan minimum yang dibutuhkan 30 m2
j. Kamar mandi 3 buah untuk kamar mandi utama, kamar mandi tamu dan kamar anak-anak, dengan masing-masing berisi wastafel, kloset duduk dan shower, asumsi luasan minimum per kamar mandi 3 m2, sehingga untuk tiga buah kamar mandi perlu dikalikan tiga (9 m2)
k. Taman, area cuci jemur dan serambi dengan asumsi luasan minimum yang dibutuhkan 48 m2

Sehingga total luas lahan yang dibutuhkan adalah 180 m2 dengan asumsi sirkulasi 30% maka luas lahan total yang dibutuhkan ± 234 m2. Luas ini bukan berarti luas tanah yang dibutuhkan, karena luas ini bisa dibagi menjadi 2 atau 3 lantai tergantung desain. Sehingga misalkan Makers memiliki tanah seluas 9 x 15 m = 135 m2 untuk mengakomodasi kebutuhan luasan 234 m2, Anda dapat membuatnya menjadi 2 lantai. Namun yang harus diperhatikan adalah lebar tanah minimum untuk tampak muka agar kedua mobil bisa masuk dan keluar adalah 4 – 6 meter sehingga pastikan lebar lahan yang menghadap jalan tidak lebih kecil dari ukuran tersebut.
Apabila Makers telah memiliki tanah yang akan didesain sebagai hunian, tahap selanjutnya adalah mengkonversi kebutuhan diatas dengan luas tanah yang dimiliki. Jika terdapat ketidaksesuaian, maka perlu dibuat prioritas kebutuhan dan perencanaan desain yang baik dengan tetap memperhatikan faktor kenyamanan dan kesehatan.

 

Contoh Skematik Bubble Diagram Program Ruang untuk Rumah Tinggal

 

sumber:

https://properti.kompas.com/read/2017/11/22/110000921/ini-pemicu-harga-tanah-meroket
https://finance.detik.com/properti/d-2403240/berapa-luas-rumah-yang-ideal-ini-jawabannya
https://www.homify.co.id/ideabooks/4742095/6-tips-cerdas-untuk-desain-denah-rumah-kecil-yang-maksimal