G004 – Vector dalam Grasshopper (Computational Design)

Vektor (vector) adalah objek geometri yang memiliki besaran (magnitude) dan arah (direction and sense of orientation). Sebuah vektor direpresentasikan oleh sebuah garis dengan arah yang jelas (umumnya digambar dalam bentuk panah). Garis tersebut menghubungkan titik awal (base point) dan titik akhir (terminal point) dengan panjang garis yang merepresentasikan nilai besaran (magnitude).

Vector direpresentasikan dalam Grasshopper dengan menggunakan komponen <Unit X>, <Unit Y>, dan <Unit Z>. Contoh definisi untuk membuat vector dari sebuah titik adalah sebagai berikut:

Dalam definisi di atas terdapat sedikitnya tiga komponen utama yang dibantu dengan komponen-komponen parameter. Komponen <Construct Point> berfungsi untuk membuat titik awal dari vektor yang akan dibuat (Base Point). Secara default, titik ini diposisikan pada koordinat 0,0,0, namun bisa dengan mudah diatur dengan menempatkan <Number Slider> atau <Panel> berisi data angka pada masing-masing inputnya. Pada contoh di atas, kita tidak memasukan parameter input tambahan, segingga base point yang digunakan tetap berada di koordinat 0,0,0. Komponen yang kedua adalah komponen command <Move>. Pada Grasshopper, <Move> dapat berfungsi ganda untuk memindahkan geometri sekaligus melakukan Copy; dikarenakan data awal dan data akhir dari komponen ini keduanya dapat ditampilkan. Pada komponen <Move>, terdapat parameter G (Geometry) yang memperlihatkan objek titik yang akan diproses dan parameter T (Motion) yang memperlihatkan jarak dan arah pergerakan titik tersebut. Parameter T ini diisi dengan memberikan <Number Slider> yang dihubungkan dengan <Unit Z>, <Unit Y>, dan <Unit X> sebelum kita hubungkan ke <Move/T>. Langkah terakhir adalah merepresentasikan vector dengan garis menggunakan komponen <Line>, di mana komponen <Construct Point> di awal menjadi input titik A dan titik-titik yang dihasilkan dari operasi <Move> menjadi input titik B. Terlihat bahwa kini kita memiliki tiga vector dengan panjang dan arah tertentu, yang dihasilkan dari sebuah titik pusat.

Setelah kita memahami vector dalam Grasshopper, selanjutnya perlu dikenali cara-cara untukmanipulasi titik dan vektor.

  1. Distance Points

Komponen ini digunakan untuk mengukur jarak terdekat dari dua titik input A dan B. Dengan cara ini kita menempatkan dua titik sebagai ujung dasar dan ujung akhir suatu vector untuk menentukan besarannya.

  1. Decompose Point

Decompose point adalah untuk memecah suatu titik ke dalam koordinat X, Y, dan Z dari titik tersebut.

  1. Angle

Komponen ini termasuk yang cukup menarik, sebab ia digunakan untuk mengukur sudut dari dua vector. Keluaran dari komponen ini adalah /nilai sudut dalam radians. Perlu diperhatikan bahwa radian berbeda dengan nilai sudut dalam derajat.

  1. Length

Komponen ini digunakan untuk mengukur amplitude suatu vector. Amplitude adalah jarak atau panjang duati vector.

  1. Decompose Vector

<Decompos Vector> adalah komponen untuk memecah vector ke dalam komponen-komponennya.

  1. Summation

Ketika berpikir tentang vector, tentunya kaitan vector dan resultan vector adalah yang teringat pertama kali. Dengan demikian <Summation> termasuk komponen manipulasi vector yang terpenting. Summation adalah cara untuk menemukan resultan vector seperti pada ilmu fisika. Resultan vector umumnya diperoleh atas perhitungan akar dari penjumlahan kuadrat nilai vector A dengan kuadrat nilai vector B.

  1. Vector2pt

<Vector2pt> adalah untuk membuat vector dari dua titik.

  1. Vector Reverse

Komponen ini menegasikan semua komponen dalam vector untuk membalik arah vector yang bersangkutan.

  1. Unit Vector

<UnitVector> menormalisasi vector hingga memiliki panjang 1.0, dengan gradien yang tetap.

  1. Multiply

Sesuai dengan namanya, komponen ini digunakan untuk melipatgandakan suatu vector sesuai dengan nilai faktor tertentu.

One Reply to “G004 – Vector dalam Grasshopper (Computational Design)”

Comments are closed.