G006 – Penggunaan ‘Attractor Point’ pada desain dua dimensi (Grasshopper)

Kali ini kita akan mencoba mengaplikasikan Attractor Point pada permukaan bidang 2 dimensi. Metode ini sangat mudah diaplikasikan di berbagai rancangan; mulai dari desain kain, kemasan, furniture, hingga fasade bangunan. Saking sederhananya, pengetahuan akan penggunaan Attractor Point ini bisa di-kultivasi untuk membuka cabang pintu-pintu rezeki sobat sekalian.

Hasil akhir dari exercise kita kali ini adalah bentuk seperti berikut:

Kita akan membuatnya dengan menuliskan definition seperti ditunjukan oleh canvas di bawah ini:

Tentunya apabila sobat sekalian telah mengikuti tutorial sebelumnya, definisi yang satu ini sangat mudah untuk dibuat tanpa panduan step-by-step . Untuk membantu memahami bagaimana membuat definition seperti di atas, silakan mengikuti tutorial sebelumnya tentang cara Membuat Progressif Scaling dan Progressif Shading dengan Attractor Point. 

Jika sudah pernah mengikuti tutorial sebelumnya, informasi tambahan yang penting untuk membuat definisi di atas hanyalah informasi terkait komponen yang digunakan. Definisi di atas sangat jelas dan mudah untuk dibuat. Komponen yang dipergunakan dalam definisi ini di-antaranya:

  • <RecGrid> atau rectangular grid, bisa diperoleh dengan double-click pada canvas dan ketik RecGrid lalu enter.
  • <NumberSlider>, bisa diambil dengan double-click pada canvas dan mengetikan angka yang diinginkan lalu enter.
  • <Distance>
  • <Point>, komponen ini memerlukan referensi yang digambar langsung di Rhino, alternatifnya bisa juga menggunakan komponen <ConstructPoint> dengan bantuan parameter number slider, interger, ataupun panel berisikan data koordinat.
  • <Division>
  • <Minimum>
  • <Subdivision>, komponen ini diperlukan untuk melakukan operasi pengurangan.
  • <Circle> atau <CNR Circle>. Perlu diperhatikan bahwa pada Grasshopper terdapat sekurangnya tiga jenis Circle: Circle dengan referensi langsung yang digambar di Rhino, Circle dengan dua parameter input yaitu  P (point) dan R (Radius), dan Circle dengan tiga paramater input atau CNR Circle. Hasil keluaran dari komponen ini adalah lingkaran dalam bentuk Curves. Pembahasan tentang Curves ini dibahas dalam artikel selanjutnya.
  • <Boundary>, komponen ini digunakan untuk membuat surface atau bidang dari batasan Curve yang ada. Dengan demikian kini kita mempunyai bidang, tidak hanya garis yang membatasi keliling lingkaran.

Semoga artikel ini membantu dan selamat bereksperimen!