Pengelolaan Data dalam Grasshopper (Computational Design)

Pengelolaan data adalah logika dasar dalam Grasshopper. Dengan mengenali karakter data yang kita punya, diikuti dengan langkah memodifikasi data tersebut, kita bisa membuat beragam bentuk-bentuk baru dari titik menjadi rangkaian garis, dari garis menjadi bidang, dari bidang menjadi ruang, dari ruang menjadi kelompok ruang, dan seterusnya. Kita bisa membuat batasan data tersebut, apakah tumbuh atau…

10 Kategori “Component” pada Grasshopper 3D

Penulis: Nadiya Rahmah, Diyfab Colab & Workshop  Ketika kita membuka layar Grasshopper dari Rhino (cara untuk melakukannya bisa dibaca di sini), kita akan melihat sepuluh tab yang berisi beragam Component. Sepuluh tab ini adalah Params, Math, Sets, Vector, Curve, Surface, Mesh, Intersect, Transform, dan Display. Dalam versi sebelumnya, beberapa tab memiliki nama berbeda. Nama kesepuluh…

Perkenalan Grasshopper + Rhinoceros untuk Pemula

Grasshopper bukan software yang digandrungi oleh desainer-desainer yang saya kenal, baik di Indonesia maupun di Luar. Grasshopper dianggap terlalu rumit, terlalu advance, dan terlalu bertele-tele. Bahkan banyak desainer yang berujar bahwa Grasshopper bagi mereka “ngga keotakan” sehingga mereka enggan untuk berurusan dengan Grasshopper. Hanya segelintir yang antusias untuk mempelajari Grasshopper. Sebenarnya saya yakin bukan karena…

Vector vs Pixels dalam Desain Digital

Vector dalam pelajaran Fisika adalah suatu objek yang memiliki nilai dan arah, misalnya gaya yang direpresentasikan dengan simbol F atau kecepatan yang direpresentasikan dengan simbol V. No, no. Jangan khawatir. Blog ini tidak berbicara tentang ilmu Fisika, tetapi tentang grafis dalam desain digital. Ada dua jenis grafis yang dikembangkan dalam perancangan digital: Vector dan Pixel….