G003 – Pengelolaan Data dalam Grasshopper (Computational Design)

Pengelolaan data adalah logika dasar dalam Grasshopper. Dengan mengenali karakter data yang kita punya, diikuti dengan langkah memodifikasi data tersebut, kita bisa membuat beragam bentuk-bentuk baru dari titik menjadi rangkaian garis, dari garis menjadi bidang, dari bidang menjadi ruang, dari ruang menjadi kelompok ruang, dan seterusnya. Kita bisa membuat batasan data tersebut, apakah tumbuh atau terpangkas ketika melalui suatu proses. Sebagian ethusias rekayasa bentuk membuat aneka ‘rules’ dalam kegiatan memodifikasi data, misalnya George Stingy dalam bukunya Shapes atau para peneliti lain yang menggeluti Shape Grammar. Karena berbicara tentang data, titik, garis, bidang, dan ruang; pembahasan ini erat kaitannya dengan Matematika.

Mengelola data dalam Grasshopper adalah hal yang mudah dan menyenangkan, karena kita bisa langsung melihat hasilnya secara Real Time lewat jendela Rhino. Namun, kemudahan dan keberhasilan ini sangat bergantung pada banyaknya vocabulary component yang kita kenali. Eksperimen dan jam terbang lambat laun akan membantu kita menikmati proses pengelolaan data ini.

Sebagai tahap awal, mari melihat aneka proses modifikasi data dalam Grasshopper. Command dalam Grasshopper disebut dengan Component. Rangkaian Component disebut dengan Definition. Bagi yang ingin lebih paham apa itu Component, bisa lihat artikel berikut ini.

Data dalam Grasshopper disimpan dalam bentuk List. Beberapa component yang bisa digunakan untuk mengelola data yang kita punya di antaranya:

1. Item

<Item> digunakan untuk mengambil satu atau beberapa data dari list yang ada. Input <Item/L> dihubungkan dengan list sumber sementara input <Item/i> adalah representasi nomor urut index yang akan diambil. Misalnya, input <Item/i> dihubungkan dengan <Panel> bertuliskan angka 5. Maka data yang diambil dari list adalah data di urutan ke 6 (harap diingat penomoran dimulai dari 0) yang berisikan angka 5.0. Untuk lebih memahami lagi, pasanglah <Number Slider> baru pada input <Series/i> dengan value 0.5. Dengan operasi ini maka list pada <Panel> yang terhubung pada output <Series/S> akan berisi angka-angka 0.0, 0.5, 1.0, 1.5, 2.0, dst. Perhatikan bahwa secara otomatis nilai output <Item/i> akan berubah menjadi 2.5; sesuai dengan data pada urutan ke-6.

2. List Length

<List Length> memperlihatkan jumlah index pada data list yang dihasilkan komponen <Series>. Secara default jumlahnya ada 10 item.

3. Reverse

<Reverse List> gunanya untuk membalik urutan. Hal ini bisa dilakukan juga dengan klik kanan pada komponen output <Series/S> dan meng-klik Reverse, tanpa perlu membuat komponen terpisah.

4. Shift

<Shift> digunakan untuk menggeser urutan index / data. <Number Slider> yang dihubungkan pada komponen input <Shift/S> menentukan arah (plus / minus) dan banyaknya data yang digeser. Contoh praktis dari shifting bisa dilihat pada Definition berikut:

5. Split

<Split List> digunakan untuk membagi data ke dalam dua cabang, dengan menentukan satu index sebagai batas pembagi (setelah index tersebut).

6. Cull

<Cull Nth> adalah cara untuk mengambil / menghapus data di urutan ke-N beserta kelipatannya. Komponen ini hanya berlaku mulai dari nilai input 2 (urutan ke-2) karena bila nilai input yang dimasukan adalah 1, semua data akan terhapus.

<Cull Pattern> adalah cara mengambil / menghapus data dari suatu index (data list) berdasarkan hasil proses Boolean (true /false). Kita bisa mengambil data yang bernilai True maupun yang False.

7. Weave

<Weave> cara membuat definisi weave ada di dalam buku Grasshopper Primer Second Edition halaman 43. Perlu diperhatikan bahwa component <String> telah berganti nama menjadi <Text>. Tujuan dari komponen <Weave> adalah untuk mengatur urutan pada sebuah list, misal dengan mengabungkan berbagai data yang berbentuk matriks (memiliki tabel dan kolom) menjadi satu list yang teratur. . Misalnya ada kelompok buah merah kuning hijau biru dan oranye; kemudian ada sepatu merah, kuning, hijau, biru, dan oranye; kemudian ada permen merah, kuning, hijau, biru, dan oranye. Dengan component <Weave> kita bisa menuliskan list sebagai berikut: buah merah, sepatu merah, permen merah, buah kuning, sepatu kuning, permen kuning, buah hijau, sepatu hijau, permen hijau, buah biru, sepatu biru, permen biru, buah oranye, sepatu oranye, dan permen oranye.

One Reply to “G003 – Pengelolaan Data dalam Grasshopper (Computational Design)”

Comments are closed.