Posted on

Material M015 – Bio-Cement, Bio-Grout, dan Bio-Aggregate; Perjalanan Mencari Alternatif Bahan Bangunan Ramah Lingkungan

Hunian adalah kebutuhan primer manusia. Kita bisa menduga, bahwa material penyusun hunian adalah salah satu bentuk ‘engineering’ perintis yang dibuat manusia. Seiring kesadaran dan kepedulian manusia terhadap kelestarian lingkungan, muncul penelitian dan eksperimen rekayasa untuk menghasilkan bahan bangunan yang sesedikit mungkin memberikan dampak negatif kepada lingkungan. Salah satu jalur penelitian ini membawa kita pada istilah “Biomaterial”. Istilah ini berkembang terutama di dunia medis, dalam rangka menghasilkan bahan-bahan implant, obat, dan scaffold jaringan yang tidak membahayakan tubuh. Namun istilah ini juga berkembang ke bidang-bidang lainnya, termasuk dunia konstruksi.

Continue reading Material M015 – Bio-Cement, Bio-Grout, dan Bio-Aggregate; Perjalanan Mencari Alternatif Bahan Bangunan Ramah Lingkungan
Posted on

Material M014 – Tegel

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai terrazzo sebagai material yang dapat digunakan untuk melapis lantai, dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai tegel. Apa sih, tegel itu, dan apa ya bedanya dengan keramik? Katanya tegel itu material yang cocok digunakan di negara beriklim tropis, loh. Apa ya, kelebihannya? Kita cari tahu bersama-sama, ya.

Continue reading Material M014 – Tegel

Posted on

Material M013 – Terrazzo

Belakangan ini, terrazzo kembali populer sebagai material dalam dunia arsitektur. Material ini merupakan produk turunan dari mosaik marmer yang digunakan di Venice, Italia, di abad ke-16 sebagai material lantai di istana maupun di rumah-rumah. Melalui artikel ini, kita akan membahas mengenai sejarah terrazzo, cara pemasangan, hingga kelebihan dari material ini.

Continue reading Material M013 – Terrazzo

Posted on

Material M012 – Mud Brick, Material Bangunan Kuno

Lumpur merupakan material berbentuk liquid maupun semi-liquid yang terbuat dari campuran air dan beberapa jenis tanah (misalnya loam, silt, atau lempung). Secara alami, lumpur dapat terbentuk setelah terjadi hujan atau di daerah yang dekat dengan sumber air. Kita biasa melihat lumpur sebagai permukaan tanah yang lembek dan cenderung membuat kotor jika diinjak. Namun, tahukah makers bahwa lumpur dapat diproses menjadi mud brick, sebuah material bangunan yang sudah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu.

Continue reading Material M012 – Mud Brick, Material Bangunan Kuno

Posted on

Material M011 – Kaca dalam Arsitektur

Kaca bukanlah material yang asing dalam kehidupan kita.  Kaca dapat digunakan mulai dari alat makan seperti piring dan gelas, hingga wadah makanan. Bisa juga digunakan sebagai table top, maupun penutup lemari. Nah, kalau dalam bangunan, penggunaannya yang paling sederhana adalah pada jendela dan panel pintu.

Penggunaan kaca pada bangunan sudah dimulai di negara-negara di Eropa sejak abad ke 19 (Butera, 2018). Namun, penggunaannya secara massal baru dilakukan setelah penemuan proses pembuatan float glass pada tahun 1958 oleh Pilkington dan Bickerstaff. Proses ini membuat kaca yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, bentuk yang lebih beragam dan permukaan yang rata dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan dengan teknologi pembuatan kaca pada abad ke-19.

Continue reading Material M011 – Kaca dalam Arsitektur

Posted on

Bentuk Heksagon: Dari Rumah Lebah Hingga Arsitektur

Alam merupakan inspirasi terbesar bagi manusia. Banyak sekali pelajaran mengenai bentuk dan struktur alami yang ternyata, jika dipelajari, memiliki rahasia yang menguntungkan bagi manusia. Pada artikel kali ini, kita akan belajar mengenai rumah lebah dan bagaimana manusia mengaplikasikan pengetahuan dari rumah lebah dalam material buatan.

Rumah Lebah

Lebah madu memiliki rumah untuk dua kebutuhan penting : sebagai tempat tinggal yang aman bagi koloni lebah madu dan tempat untuk menyimpan nektar hingga menjadi madu. Rumah tersebut dibuat menggunakan lilin yang diproduksi oleh tubuh lebah. Namun, untuk memproduksinya 1 ons lilin, lebah butuh mengkonsumsi 8 ons madu yang mereka hasilkan, karena itu, lilin tersebut sangatlah berharga bagi lebah. Dan dengan menggunakan lilin tersebutlah, lebah membuat unit-unit tempat tinggal dan penyimpanan nektar berbentuk hexagonal.
Continue reading Bentuk Heksagon: Dari Rumah Lebah Hingga Arsitektur

Posted on

Finish Kayu yang Aman untuk Makanan

Kayu bukanlah material yang asing dalam industri peralatan makanan. Penggunaannya beragam, mulai dari alat proses makanan seperti talenan, pengaduk dan bahan bakar untuk proses pematangan hingga alat makan seperti sendok, mangkuk, piring dan baki. Apakah kamu salah satu yang sedang mulai berkreasi dengan membuat peralatan makanan dengan kayu? Atau justru salah satu penggunanya? Yuk kita lebih teliti dengan mengetahui jenis material finishing yang aman digunakan dalam peralatan makan atau masak dari kayu.
Continue reading Finish Kayu yang Aman untuk Makanan

Posted on

Mengenal Tembikar #02 : Steps and Tools

Setelah mempelajari jenis-jenis tanah liat yang dapat dijadikan bahan dasar untuk membuat tembikar, sekarang waktunya untuk mengetahui alat apa saja yang dibutuhkan untuk mengolah tanah liat tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas tahapan-tahapan apa saja yang dilalui tanah liat dan alat apa saja yang digunakan dalam tahapan tersebut.

Pembentukan

Dalam proses pembentukan tanah liat menjadi keramik, hal pertama yang kita lakukan adalah menyiapkan sebagian tanah liat yang akan dibentuk. Untuk mengambil hanya sebagian dari gumpalan tanah liat, kita dapat langsung mengambilnya dengan tangan, atau juga dipotong dengan menggunakan benang kenur maupun jarum untuk memotong dan penggaris.

Continue reading Mengenal Tembikar #02 : Steps and Tools

Posted on

Mengenal Tembikar #01 : Berkenalan dengan Tanah Liat

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai produk alat makan yang aman digunakan dan terbuat dari tembikar, kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai tembikar. Untuk mengingatkan, tembikar, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia didefinisikan sebagai barang dari tanah liat, yang dibakar dan berlapis gilap. Dari definisi ini, kita mendapatkan 2 buah kata kunci penting mengenai tembikar, yaitu tanah liat dan dibakar.
Continue reading Mengenal Tembikar #01 : Berkenalan dengan Tanah Liat

Posted on

Material M010 – Melapis dengan HPL

Tanpa kita sadari, mungkin sebetulnya kita sudah sangat sering bertemu dengan material HPL. Pada permukaan meja kerja, seluruh permukaan rak buku yang ada di rumah, atau mungkin di dinding dan di lantai rumah yang kita kunjungi. Kadang-kadang material ini memiliki motif kayu dan memiliki nuansa warna kecoklatan, tapi ada juga yang hanya memiliki warna tanpa motif tertentu.

HPL merupakan material pelapis serbaguna yang sudah digunakan secara komersial di Amerika Serikat sejak akhir tahun 1940-an. Material ini dapat digunakan sebagai bahan pelapis dinding, lantai, furnitur (meja, rak, dll.), counter tops, hingga fasad bangunan. Dalam artikel ini, kita akan mempelajari lebih jauh mengenai proses pembuatan HPL hingga kenapa material ini digunakan.

Continue reading Material M010 – Melapis dengan HPL