Posted on Leave a comment

Seri Urban Farming – Vermikompos: Alternatif Pembuatan Kompos Kaya Manfaat dengan Cacing Tanah

Cacing tanah yang terlalu melimpah dalam media tanam justru dapat menyebabkan akar tanaman ‘ikut termakan’. Oleh karena itu, kelebihan populasi cacing tanah pun sering dianggap sebagai serangan hama. Namun ternyata kelebihan cacing tanah itu bisa dimanfaatkan untuk membuat vermikompos. Vermikompos adalah proses biooksidasi dan stabilisasi unsur organik yang melibatkan hewan cacing tanah dan mikroorganisme mesophilic. Proses vermikompos dapat mengurangi volume sampah organik dari 40% hingga 60% dalam waktu yang relatif singkat. Sampah organik yang telah diproses menjadi kompos pun akan mengandung berbagai enzym, unsur hara makro, serta unsur hara mikro yang dibutuhkan oleh tanaman.
Bagaimana proses pembuatan vermikompos?
Continue reading Seri Urban Farming – Vermikompos: Alternatif Pembuatan Kompos Kaya Manfaat dengan Cacing Tanah

Posted on Leave a comment

Memperbaiki distorsi bentuk 3D Print pada aksis X dan Y

Hal yang paling membutuhkan ketelatenan dan kesabaran dalam 3D Printing adalah meningkatkan kualitas print hingga mendekati sempurna. Ada banyak faktor yang bisa menentukan kualitas print. Misalnya, layer height, flow rate, fan speed, printing speed, retraction, resolution, deviation, filament humidity, extruder spring tightness, software slicer yang digunakan, line width / extrusion width, nozzle diameter, nodes pada file objek, dan masih banyak lagi.
Continue reading Memperbaiki distorsi bentuk 3D Print pada aksis X dan Y

Posted on Leave a comment

Cara Membuat Clay dari Tepung (DIY)

Clay sederhana yang tersedia di alam adalah campuran tanah dan air, yang biasa disebut lempung atau tanah liat. Tanah lempung bisa dibentuk menjadi batu bata, tembikar, genteng, mud brick (adobe), penutup lantai, dan plaster penutup dinding. Definisi geologis ‘clay’ atau lempung adalah mineral yang mengandung banyak partikel silikat dan aluminium, berpartikel kecil, serta memiliki daya tarik menarik tinggi antar partikelnya.
Continue reading Cara Membuat Clay dari Tepung (DIY)

Posted on Leave a comment

Material M019 – Filament 3D Printer (PLA) dengan Limbah Organik

Filament PLA yang biasa digunakan untuk 3d printing adalah bahan yang bisa di-dekomposisi oleh tanah (compostable/biodegradable). Selain itu, PLA juga bisa didaur-ulang dengan dilelehkan lalu dijadikan filament kembali. Alat untuk men-daur-ulang filament bekas menjadi filament baru disebut Filament Extruder Machine. Beberapa profesional dan peneliti sudah mencoba untuk meningkatkan pemanfaatan limbah dengan menggabungkan limbah PLA (misalnya hasil printing yang gagal, support structure, atau model 3d lama yang sudah tidak digunakan lagi) dan limbah lainnya untuk membuat PLA baru. PLA hasil daur ulang umumnya memiliki kekuatan yang lebih rendah dari PLA murni. Namun, penggunaan limbah organik bisa memudahkan proses pengomposan dengan memperbesar luas permukaan dan mengundang aktivitas dekomposer. PLA daur ulang ini sangat ideal untuk 3d printing yang menghasilkan prototype awal (karena umumnya setelah evaluasi dan perbaikan tidak lagi dipergunakan), menghemat biaya filament, juga bisa membantu para Makers untuk mengelola limbah printing. Pada artikel ini kita akan membahas contoh-contoh penelitian yang menggunakan limbah organik sebagai campuran PLA.
Continue reading Material M019 – Filament 3D Printer (PLA) dengan Limbah Organik

Posted on Leave a comment

Cara Membuat Yogurt Creamy (DIY)

Membuat yogurt sangatlah mudah, bisa dilakukan di rumah. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan aneka manfaat yogurt, misalnya sebagai sumber vitamin B2, B5, B12, kalsium, iodine, dan aneka jenis asam amino bermanfaat. Menurut penelitian, susu yang difermentasi lebih mudah dicerna dibandingkan susu segar.
Continue reading Cara Membuat Yogurt Creamy (DIY)

Posted on 1 Comment

Material M018 – Resin, Jenis-jenis, Proses Pembuatan, Aplikasi, dan Siklusnya (Part 1)

Resin adalah hasil sekresi getah tanaman yang mengeras, mudah terbakar, biasanya berwarna coklat kemerahan dan transparan. Selain dari tanaman, ada juga resin yang diambil dari serangga serta resin sintetis buatan pabrik yang umumnya merupakan produk turunan dari minyak bumi (petroleum). Di pasaran, resin dijual dalam bentuk cair, kemudian dalam aplikasinya diberikan katalis (catalyst/hardener) dan dibiarkan mengeras. Resin yang dijual di pasaran itu adalah resin sintetis berjenis unsaturated-polyester resin dan epoxy resin. Selain resin alami dan sintetis, ada juga yang disebut rosin. Rosin adalah getah yang mengeras dan dibentuk balok atau silinder. Rosin banyak digunakan untuk melumasi senar biola, sebagai flux solder, anti licin pada sepatu, atau juga sebagai bahan perekat.
Continue reading Material M018 – Resin, Jenis-jenis, Proses Pembuatan, Aplikasi, dan Siklusnya (Part 1)

Posted on 1 Comment

Anet A8 3D Printer Review: Permasalahan, Solusi, dan Upgrade (Part 1)

Anet A8 serta aneka merek dan tipe printer 3D knock-down lainnya adalah alternatif yang banyak dipilih oleh para Makers karena jauh lebih murah daripada printer 3D read-to-use. Tentu proses belajar pada printer knock-down akan berbeda dengan proses belajar pada printer yang ready-to-use. Bila kita memilih printer knock-down, ada banyak hal yang harus dipelajari mulai dari pengenalan komponen, proses perakitan, proses kalibrasi, hingga perawatan sepanjang usia printer. Printer knock-down khususnya merek Anet seri A8 ini memerlukan beberapa upgrade. Selain itu juga penting untuk mengetahui problem apa saja yang sering terjadi dan bagaimana menyelesaikan problem-problem tersebut. Berikut beberapa upgrade dan troubleshooting Anet A8.
Continue reading Anet A8 3D Printer Review: Permasalahan, Solusi, dan Upgrade (Part 1)

Posted on Leave a comment

Teori Warna dan Optik dari Aristoteles hingga Newton

Serial Warna & Desain – 1442 H / 2021 M

Berkaitan dengan warna, kita para praktisi tentu sehari-harinya sering berinteraksi dengan pewarna (dye) dan pigmen. Pigmen adalah mineral yang secara alami memiliki warna, yang sejak dahulu diolah dan digunakan pada cat, karet, plastik, linoleum, keramik, pensil warna, dan aneka produk lainnya. Pigmen tidak berikatan secara kimia dengan substrat yang diwarnainya, sementara pewarna celup (dye) adalah pewarna yang secara kimia berikatan dengan substrat yang diwarnai. Egyptian blue (calcium copper silicate) dianggap sebagai pigmen pertama yang digunakan oleh manusia (Crewdson, 1953: 34; Habashi, 2016: 156). Pada perkembangan pigmen, bahan-bahan mineral yang sering digunakan sebagai sumber warna adalah: (1) alumunium, (2) arsenic (sudah dilarang karena beracun), (3) cadmium, (4) karbon, (5) cobalt, (6) krom (chromium), (7) tembaga (copper), (8) besi (iron), (9) timbal (sudah dilarang karena beracun), (10) mangan, (11) mercuri (beracun, dahulu pekerja tambangnya adalah narapidana buangan karena merkuri memang sudah dikenal beracun), (12) molybdenum, (13) titanium, (14) seng (zinc), (15) uranium, dan (16) emas (Habashi, 2016: 156-164). Sementara itu bahan organik yang dikenal menghasilkan pigmen di-antaranya: (1) Indanthrene, (2) Phosphotungstic, (3) Alizarin Crimson, (4) Permanent Orange, dan (5) Indanthrene Blue (Crewdson 1953: 88).
Continue reading Teori Warna dan Optik dari Aristoteles hingga Newton

Posted on Leave a comment

Menelaah Kembali Proporsi Matematis dalam Arsitektur dan Desain

Dalam perancangan, kita sering mendengar istilah proporsi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, proporsi berarti ‘perbandingan’, ‘bagian’, atau ‘perimbangan’. Secara praktis proporsi dapat diartikan dengan ‘sejumlah bagian tertentu dibandingkan dengan keseluruhan sesuatu itu’. Proporsi bisa berupa perbandingan antara satu bagian dengan bagian lain dari satu keseluruhan, seperti halnya ‘rasio’. Misalnya jari-jemari kita memiliki proporsi tertentu dibandingkan lengan. Demikian pula kepala memiliki proporsi tertentu dibandingkan tinggi badan keseluruhan, atau dibandingkan dengan tangan dan kaki kita.

Kita mungkin juga sudah sering mendengar istilah di lapangan: ‘’proporsi satu banding dua” atau “proporsi tiga banding lima”, namun apa sebenarnya proporsi dan apakah proporsi begitu penting dalam proses kreasi manusia?
Continue reading Menelaah Kembali Proporsi Matematis dalam Arsitektur dan Desain

Posted on Leave a comment

Membuat “To-Do-List” yang Efektif bagi Insan Produktif, termasuk Creativepreneur

Disclaimer: Halaman ini mungkin menampilkan iklan. Semua Iklan yang ditampilkan tidak berafiliasi dengan Diyfab. Mohon laporkan kepada admin melalui laman ini, apabila ditemukan iklan yang kurang berkenan. Terima kasih.

Seri Creativepreneur – Ramadhan 1442 H

Kebanyakan dari kita sebenarnya adalah Insan Produktif; jika kita menjalankan tugas-tugas harian dengan baik serta bisa menghindarkan diri dari hal-hal yang kurang bermanfaat. Seorang ibu rumah tangga yang mengerjakan tugas-tugasnya dan tidak tergelincir menggosip, nonton drama 8 jam, ataupun ketagihan belanja online, adalah insan produktif. Seorang kepala keluarga yang bekerja mencari nafkah serta mengerjakan tugas-tugas harian lainnya tanpa tergelincir main game, nonton debat politik tiada akhir, dan nonton Netflix berjam-jam, adalah insan produktif. Seorang anak yang mengerjakan tugas-tugasnya belajar dan membantu orang tua serta tidak tergelincir main game, scrolling komik online berjam-jam, atau terjebak channel-channel tak bermanfaat, juga termasuk insan produktif.
Continue reading Membuat “To-Do-List” yang Efektif bagi Insan Produktif, termasuk Creativepreneur