Posted on Leave a comment

2021: Beyond Expectation

Bismillah,
Selamat pagi Sobat Makers!

Diyfab bersyukur sekali atas pencapaian tahun 2020 lalu, walaupun penuh dengan turbulensi di tengah terjangan Pandemi. Semua itu tidak dapat tercapai tanpa karunia Allah swt, kemudian juga dengan dukungan dari Sobat Makers sekalian, karenanya kami sangat berterima kasih. Kami berharap sobat makers sekalian berhasil mencapai target-target 2020 yang telah lalu, serta siap menembus target baru di tahun 2021. Tentu kita semua prihatin dengan terjangan pandemi yang mempengaruhi kehidupan kita semua. Namun, kita harus tetap kreatif, tetap positif, dan terus mencari solusi untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi.

DIY atau Do It Yourself, adalah salah satu skill penting yang bisa meningkatkan adaptability sobat makers di berbagai situasi. Betapa kita semua anak-anak muda, moms n pops muda, telah meninggalkan skill-skill penting yang dulu merupakan skill mendasar yang harus dimiliki oleh para orang tua kita. Berapa banyak di antara kita yang familiar dengan penggunaan alat pertukangan, tali-temali, pertolongan pertama, food perservation, dissaster relief, dan terutama skill untuk merawat dan memperbaiki aneka produk yang kita punya mulai dari pakaian, perkakas, furniture, hingga peralatan elektronik? Dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan ini, skill DIY juga bisa membantu sobat makers semua dalam melakukan efisiensi baik waktu dan/atau finansial, tergantung yang mana dalam prioritas kita yang perlu dihemat. Bahkan, bila kita serius mempelajari sebuah skill, kita bisa mempergunakan skill itu untuk menyelesaikan masalah. Anything is possible.
Continue reading 2021: Beyond Expectation

Posted on

G008 – Interpolated, Kinky Curves, Polyline, dan PolyArc

Sebelumnya kita sudah membahas apa itu NURBS.  Bagi yang penasaran untuk apa kita repot-repot belajar NURBS, bisa mampir dulu ke artikel wikipedia terkait sejarah dan perkembangan NURBS. Sementara itu, mari kita masuk ke jenis-jenis curve lainnya dalam Grasshopper.

Interpolated Curves

Ketika membuat Interpolated Curves, semua titik parameter dilalui / dihubungan oleh kurva. Komponen interpolated curves pada Grasshopper yang baru memiliki empat input: V (Vertices), D (Degrees), P (periodic), dan K (knot styles). Input V (vertices) adalah kumpulan titik referensi yang kita ambil dari Rhino. Sama seperti ketika kita akan membuat NURBS Curves. D (degree) juga sama, namun perlu diperhatikan bahwa pada interpolated curves, nilai degrees harus selalu ganjil. Input K, yang tidak ada pada komponen NURBS merujuk pada jarak spacing pada knot. Input K ini diisi dengan interger 0 (uniform spacing), 1 (chord), atau 2 (sqrtchord). Mari kita coba ketiga input tersebut pada komponen <IntCrv> kita dan lihat bagaimana hasilnya. Demikian adalah superimpose dari 3 buah interpolated-curve dengan knot style berbeda-beda.
Continue reading G008 – Interpolated, Kinky Curves, Polyline, dan PolyArc

Posted on

G006 – Penggunaan ‘Attractor Point’ pada desain dua dimensi (Grasshopper)

Kali ini kita akan mencoba mengaplikasikan Attractor Point pada permukaan bidang 2 dimensi. Metode ini sangat mudah diaplikasikan di berbagai rancangan; mulai dari desain kain, kemasan, furniture, hingga fasade bangunan.

Hasil akhir dari exercise kita kali ini adalah bentuk seperti berikut:
Continue reading G006 – Penggunaan ‘Attractor Point’ pada desain dua dimensi (Grasshopper)

Posted on

Alat Makan Tembikar. Aman?

Untuk yang suka berkreasi, bereksplorasi dengan material baru pasti sangat menyenangkan sekaligus menantang. Apalagi kalau hasil karya dari eksplorasi tersebut dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Nah, jika ada ide untuk membuat peralatan makan dari material tertentu, selain mencari tahu tentang teknik eksplorasi materialnya, yuk kita juga cari tahu mengenai apakah material tersebut benar-benar aman untuk digunakan dengan makanan.
Continue reading Alat Makan Tembikar. Aman?

Posted on

Bekerja dengan Palet Kayu

Furnitur dengan bahan dasar palet kayu mungkin tidak asing lagi saat ini. Jika sedang browsing di pinterest, pasti mudah sekali menemukan kreasi furnitur dari bahan tersebut. Bahkan ada juga yang menawarkan langkah-langkah mudah untuk membuat furnitur dari palet kayu bekas.

Untuk yang belum familiar, palet sebetulnya adalah alas untuk memindahkan barang dengan menggunakan forklift, crane, atau alat berat lainnya. Palet juga digunakan untuk melindungi barang yang dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain. Fungsinya adalah untuk menjaga agar posisi barang tetap stabil. Palet bisa terbuat dari berbagai material seperti kayu, metal, dan plastik. Namun, palet dengan material kayu merupakan jenis yang paling mudah ditemui.
Continue reading Bekerja dengan Palet Kayu

Posted on

Eksperimen Cat Putih pada Kayu

Minggu lalu kami melakukan eksperimen kecil-kecilan untuk melihat pengaruh dari jenis kuas, jenis cat, dan penggunaan wood filler dalam menghasilkan permukaan kayu bercat putih yang mulus mendekati sempurna. Yang kita lakukan adalah mengambil 7 papan kayu bekas dari workshop kemudian membuat 7 kombinasi eksperimen pengecatan sebagai berikut:
Continue reading Eksperimen Cat Putih pada Kayu

Posted on 3 Comments

G002 – 10 Kategori “Component” pada Grasshopper 3D

Penulis: Nadiya Rahmah, Diyfab Colab & Workshop 

Ketika kita membuka layar Grasshopper dari Rhino (cara untuk melakukannya bisa dibaca di sini), kita akan melihat sepuluh tab yang berisi beragam Component. Sepuluh tab ini adalah Params, Math, Sets, Vector, Curve, Surface, Mesh, Intersect, Transform, dan Display. Dalam versi sebelumnya, beberapa tab memiliki nama berbeda. Nama kesepuluh tab di versi Grasshopper awal-awal adalah Params, Logic, Scalar, Vector, Curve, Surface, Mesh, Intersect, XForm, dan Complex. Tab Logic berubah menjadi Math dan Sets, Scalar berubah menjadi Sets, Xform berubah menjadi Transform, dan bisa diduga Complex berubah menjadi Display. David Rutten, pembuat Grasshopper, rupanya sangat suka memodifikasi software yang dia buat. Banyak kontributor diundang memberi masukan untuk mengembangkan versi terbaru. Jangan heran bila di kemudian hari nama-nama tab ini berubah lagi.
Continue reading G002 – 10 Kategori “Component” pada Grasshopper 3D

Posted on 1 Comment

Vector vs Pixels dalam Desain Digital

Vector dalam pelajaran Fisika adalah suatu objek yang memiliki nilai dan arah, misalnya gaya (force) yang direpresentasikan dengan simbol F atau kecepatan (velocity) yang direpresentasikan dengan simbol V. Jangan khawatir. Blog ini tidak berbicara tentang ilmu Fisika, tetapi berbicara tentang bentukan grafis dalam desain digital. Ada dua jenis bentukan grafis yang dikembangkan dalam perancangan digital: Vector dan Pixel. Gambar atau grafis yang memiliki basis Pixel biasanya berupa foto atau gambar dengan ekstensi (.jpg), (.jpeg), (.png), (.gif), dan sejenisnya. Bentukan grafis pixel sering juga disebut grafis raster. Sementara itu gambar atau grafis berbasis Vector biasanya disimpan dalam berntuk file ‘mentah’ dalam software yang digunakan untuk membuatnya, atau di simpan dengan ekstensi (.sgv), (.eps), dan (.pdf).
Continue reading Vector vs Pixels dalam Desain Digital