Posted on

Material M012 – Mud Brick, Material Bangunan Kuno

Lumpur merupakan material berbentuk liquid maupun semi-liquid yang terbuat dari campuran air dan beberapa jenis tanah (misalnya loam, silt, atau lempung). Secara alami, lumpur dapat terbentuk setelah terjadi hujan atau di daerah yang dekat dengan sumber air. Kita biasa melihat lumpur sebagai permukaan tanah yang lembek dan cenderung membuat kotor jika diinjak. Namun, tahukah makers bahwa lumpur dapat diproses menjadi mud brick, sebuah material bangunan yang sudah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu.

Continue reading Material M012 – Mud Brick, Material Bangunan Kuno

Posted on

Mengenal Tembikar #01 : Berkenalan dengan Tanah Liat

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai produk alat makan yang aman digunakan dan terbuat dari tembikar, kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai tembikar. Untuk mengingatkan, tembikar, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia didefinisikan sebagai barang dari tanah liat, yang dibakar dan berlapis gilap. Dari definisi ini, kita mendapatkan 2 buah kata kunci penting mengenai tembikar, yaitu tanah liat dan dibakar.
Continue reading Mengenal Tembikar #01 : Berkenalan dengan Tanah Liat

Posted on

Material M005 – Plaster of Paris a.k.a Gypsum

Bahan utama dari plaster of parís adalah gypsum. Mineral Gypsum yang secara ilmiah disebut dengan calcium sulfate dihydrate (CaSO4.2H2O), merupakan salah satu material yang paling banyak dipergunakan di dunia konstruksi saat ini di samping tanah liat, kapur, dan silica. Gypsum, semen putih, dan bubuk kapur terlihat mirip secara sekilas seperti halnya penampakan visual berbagai jenis tepung dalam industri kuliner. Akan tetapi, meskipun gypsum, semen putih, dan kapur sama-sama berwana putih, ketiganya memiliki susunan senyawa dan sifat yang berbeda.
Continue reading Material M005 – Plaster of Paris a.k.a Gypsum

Posted on

Bucketlist Tanaman Interior Favorit 2019

Manusia memiliki kecenderungan untuk dekat dengan alam. Sedekat mungkin, sehingga secara alami kita suka mendengar kicauan burung, gemericik air, dan menikmati tanaman dalam ruang. Namun, menyimpan tanaman asli di dalam ruangan sering kali memerlukan perhatian ekstra: penyiraman, pemupukan, pemindahan berkala, dan penjemuran rutin. Perawatan  ini wajib dan tidak terhindarkan, sama seperti ketika kita memiliki hewan peliharaan. Tanaman yang kering dan rusak akibat kelalaian kita adalah tindak kriminal di dunia pertamanan. Jadi, Makers, berencanalah dengan penuh tanggungjawab sebelum memutuskan untuk mengadopsi tanaman-tanaman baru ya!
Continue reading Bucketlist Tanaman Interior Favorit 2019

Posted on

Material M003 – PLA, PCL, dan PVA; Polimer Bio-degradable Terfavorit

Ketika kita bekerja di workshop, terutama pada proses finishing, molding, reinforcing, atau tahap prototyping, kita berinteraksi dengan Polimer. Polimer dipergunakan secara luas dalam berbagai industri mulai dari industri kesehatan, arsitektur, kecantikan, peralatan rumah tangga, alat makan, aviasi, nautika, otomotif, elektronik, dan manufaktur. Beberapa jenis polimer sintesis yang memiliki ketahanan tinggi terbukti bermasalah dalam proses pengelolaan sampahnya. Hal ini diakibatkan kesulitan material tersebut untuk diurai oleh bakteri dan kondisi alam. Berangkat dari kesadaran ini kemudian minat ilmuwan, ahli teknik, pengusaha, dan masyarakat peduli lingkungan beralih ke jenis-jenis polimer yang dapat diurai (degradable). PLA, PCL, dan PVA adalah tiga jenis polimer yang dapat diurai serta dapat dikombinasikan dengan bahan matrix dari sumber alam untuk membentuk komposit ramah lingkungan.
Continue reading Material M003 – PLA, PCL, dan PVA; Polimer Bio-degradable Terfavorit