Posted on Leave a comment

Pengaruh Bahan-Bahan Pembersih pada Pipa dan Tangki Pengolahan Limbah Hunian

Rumah yang bersih sangat disukai. Membersihkan rumah dengan mudah juga sangat disukai. Oleh karena itu, produk-produk pembersih yang bisa memudahkan kita dalam membersihkan rumah juga sangat disukai. Seringkali kita tidak mengetahui apa kandungan bahan-bahan pembersih itu, terutama kandungan produk yang memang menjaga kerahasiaan dagangnya. Akan tetapi, sebenarnya kita perlu lebih kepo dalam hal ini agar kita bisa mengetahui dampak bahan-bahan itu terhadap kita yang menggunakannya, pada dinding, lantai, pipa pembersih, hingga tanah, air, dan udara di lingkungan tempat tinggal kita.

Pada kesempatan kali ini, kita akan mengulas pengaruh bahan pembersih sehari-hari kepada pipa-pipa pembuangan dan penampungan limbah. Sebelum itu, kita akan membahas empat jenis limbah rumah tangga. Empat jenis limbah rumah tangga itu adalah limbah padat daur ulang (recycle), limbah padat buangan (garbage/municipal solid waste), limbah cair abu (grey water), dan limbah cair hitam (black water).
Continue reading Pengaruh Bahan-Bahan Pembersih pada Pipa dan Tangki Pengolahan Limbah Hunian

Posted on

Nyaman dalam Ruang #4: Kualitas Udara dalam Ruang

Baca judul lain dari seri ini di sini:

Nyaman dalam Ruang #1: Kenapa Ruangan Terasa Panas?

Nyaman dalam Ruang #2: Passive Cooling

Nyaman dalam Ruang #3: Polusi Suara

Kualitas udara dalam ruang ternyata dapat menentukan tingkat kenyamanan suatu ruang dan mempengaruhi kondisi tubuh penghuni ruang tersebut. Tanpa kita sadari, kualitas air dalam ruang, seperti juga di luar ruangan, dapat mengandung material polutan di dalamnya. Sebuah studi bahkan menyatakan bahwa kandungan polutan dalam udara di dalam ruangan bisa jadi 2 hingga 5 kali lebih banyak daripada kandungan polutan udara di luar ruangan. Karena itu, jika kita lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan, kenyamanan dan kondisi tubuh kita akan lebih mudah terpengaruh oleh kualitas udara di dalam ruang.

Yuk kita cari tahu apa saja komponen polutan udara dalam ruangan, sumber polutan dan efeknya, serta bagaimana cara memperbaiki kualitas udara di dalam ruang.
Continue reading Nyaman dalam Ruang #4: Kualitas Udara dalam Ruang

Posted on

Nyaman dalam Ruang #2: Passive Cooling

Baca judul lain dari seri ini di sini:

Nyaman dalam Ruang #1: Kenapa Ruangan Terasa Panas?

Jika sebelumnya kita sudah mengetahui apa yang dapat membuat bangunan atau ruangan kita terasa panas, sekarang, kita akan mempelajari hal apa yang bisa kita lakukan untuk mencapai thermal comfort di dalam ruang. Sebagai penduduk di negara beriklim tropis khatulistiwa, kita mungkin dimudahkan dengan perbedaan temperatur sepanjang tahun yang tidak terlalu ekstrim.

Continue reading Nyaman dalam Ruang #2: Passive Cooling

Posted on

Material M012 – Mud Brick, Material Bangunan Kuno

Lumpur merupakan material berbentuk liquid maupun semi-liquid yang terbuat dari campuran air dan beberapa jenis tanah (misalnya loam, silt, atau lempung). Secara alami, lumpur dapat terbentuk setelah terjadi hujan atau di daerah yang dekat dengan sumber air. Kita biasa melihat lumpur sebagai permukaan tanah yang lembek dan cenderung membuat kotor jika diinjak. Namun, tahukah makers bahwa lumpur dapat diproses menjadi mud brick, sebuah material bangunan yang sudah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu.

Continue reading Material M012 – Mud Brick, Material Bangunan Kuno

Posted on

[Bagian 2/2] Perbandingan Panduan Bangunan Tahan Gempa 3 Negara: Jepang, USA, dan Iran

Artikel ini adalah terjemahan bebas dari makalah berjudul “Comparison of Seismic Codes of 1981 Japan (BSLJ), 2000 USA (IBC), and 1999 Iran (ICs) oleh Marjan Faizian dan Yuji Ishiyama terbitan tahun 2004 di Kanada. Penulis pada saat itu merupakan seorang PhD Candidate dari Swiss Federal Institute of Technology (Marjan Faizian) dan seorang Profesor di Graduate School of Engineering, Hokkaido University Japan (Yuji Ishiyama). Bagian pertama artikel bisa dibaca di sini.
Continue reading [Bagian 2/2] Perbandingan Panduan Bangunan Tahan Gempa 3 Negara: Jepang, USA, dan Iran

Posted on

Material M007 – Cork, si Material Ramah Lingkungan

Dibandingkan material yang pernah dibahas sebelumnya, cork sebagai material bangunan mungkin masih cukup asing. Apalagi cork, atau gabus, lebih familiar sebagai bahan bulletin board atau wine stopper. Memang, 70% produksi cork di dunia digunakan untuk memproduksi wine stopper dan hanya 22% yang digunakan untuk memproduksi bahan bangunan. Padahal material ini adalah material yang sangat ramah lingkungan, dari proses panennya, produksinya, hingga penggunaannya.

Continue reading Material M007 – Cork, si Material Ramah Lingkungan

Posted on

Material M005 – Plaster of Paris a.k.a Gypsum

Bahan utama dari plaster of parís adalah gypsum. Mineral Gypsum yang secara ilmiah disebut dengan calcium sulfate dihydrate (CaSO4.2H2O), merupakan salah satu material yang paling banyak dipergunakan di dunia konstruksi saat ini di samping tanah liat, kapur, dan silica. Gypsum, semen putih, dan bubuk kapur terlihat mirip secara sekilas seperti halnya penampakan visual berbagai jenis tepung dalam industri kuliner. Akan tetapi, meskipun gypsum, semen putih, dan kapur sama-sama berwana putih, ketiganya memiliki susunan senyawa dan sifat yang berbeda.
Continue reading Material M005 – Plaster of Paris a.k.a Gypsum

Posted on

Material M004 – Mengenal Ecobricks

Salah satu sumber sampah yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari adalah sampah plastik. Dikutip dari kompas.com, Novrizal Tahar, Direktur Pengelolan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan bahwa ada peningkatan komposisi sampah plastik sebesar 4% sepanjang 2002 hingga 2016. Sementara di Jakarta sendiri, Isnawa Adji, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, menyatakan bahwa jumlah sampah plastik yang dihasilkan per hari dapat mencapai 1.900 – 2.400 ton atau 27% – 34% dari total 7000 ton sampah yang dihasilkan. Hal ini membuat DKI Jakarta menempati posisi kedua dalam peringkat penghasil sampah plastik terbesar di Indonesia.

Continue reading Material M004 – Mengenal Ecobricks

Posted on

Bucketlist Tanaman Interior Favorit 2019

Manusia memiliki kecenderungan untuk dekat dengan alam. Sedekat mungkin, sehingga secara alami kita suka mendengar kicauan burung, gemericik air, dan menikmati tanaman dalam ruang. Namun, menyimpan tanaman asli di dalam ruangan sering kali memerlukan perhatian ekstra: penyiraman, pemupukan, pemindahan berkala, dan penjemuran rutin. Perawatan  ini wajib dan tidak terhindarkan, sama seperti ketika kita memiliki hewan peliharaan. Tanaman yang kering dan rusak akibat kelalaian kita adalah tindak kriminal di dunia pertamanan. Jadi, Makers, berencanalah dengan penuh tanggungjawab sebelum memutuskan untuk mengadopsi tanaman-tanaman baru ya!
Continue reading Bucketlist Tanaman Interior Favorit 2019

Posted on

Material M003 – PLA, PCL, dan PVA; Polimer Bio-degradable Terfavorit

Ketika kita bekerja di workshop, terutama pada proses finishing, molding, reinforcing, atau tahap prototyping, kita berinteraksi dengan Polimer. Polimer dipergunakan secara luas dalam berbagai industri mulai dari industri kesehatan, arsitektur, kecantikan, peralatan rumah tangga, alat makan, aviasi, nautika, otomotif, elektronik, dan manufaktur. Beberapa jenis polimer sintesis yang memiliki ketahanan tinggi terbukti bermasalah dalam proses pengelolaan sampahnya. Hal ini diakibatkan kesulitan material tersebut untuk diurai oleh bakteri dan kondisi alam. Berangkat dari kesadaran ini kemudian minat ilmuwan, ahli teknik, pengusaha, dan masyarakat peduli lingkungan beralih ke jenis-jenis polimer yang dapat diurai (degradable). PLA, PCL, dan PVA adalah tiga jenis polimer yang dapat diurai serta dapat dikombinasikan dengan bahan matrix dari sumber alam untuk membentuk komposit ramah lingkungan.
Continue reading Material M003 – PLA, PCL, dan PVA; Polimer Bio-degradable Terfavorit