Posted on

Nyaman dalam Ruang #4: Kualitas Udara dalam Ruang

Baca judul lain dari seri ini di sini:

Nyaman dalam Ruang #1: Kenapa Ruangan Terasa Panas?

Nyaman dalam Ruang #2: Passive Cooling

Nyaman dalam Ruang #3: Polusi Suara

Kualitas udara dalam ruang ternyata dapat menentukan tingkat kenyamanan suatu ruang dan mempengaruhi kondisi tubuh penghuni ruang tersebut. Tanpa kita sadari, kualitas air dalam ruang, seperti juga di luar ruangan, dapat mengandung material polutan di dalamnya. Sebuah studi bahkan menyatakan bahwa kandungan polutan dalam udara di dalam ruangan bisa jadi 2 hingga 5 kali lebih banyak daripada kandungan polutan udara di luar ruangan. Karena itu, jika kita lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan, kenyamanan dan kondisi tubuh kita akan lebih mudah terpengaruh oleh kualitas udara di dalam ruang.

Yuk kita cari tahu apa saja komponen polutan udara dalam ruangan, sumber polutan dan efeknya, serta bagaimana cara memperbaiki kualitas udara di dalam ruang.
Continue reading Nyaman dalam Ruang #4: Kualitas Udara dalam Ruang

Posted on

Bucketlist Tanaman Interior Favorit 2019

Manusia memiliki kecenderungan untuk dekat dengan alam. Sedekat mungkin, sehingga secara alami kita suka mendengar kicauan burung, gemericik air, dan menikmati tanaman dalam ruang. Namun, menyimpan tanaman asli di dalam ruangan sering kali memerlukan perhatian ekstra: penyiraman, pemupukan, pemindahan berkala, dan penjemuran rutin. Perawatan  ini wajib dan tidak terhindarkan, sama seperti ketika kita memiliki hewan peliharaan. Tanaman yang kering dan rusak akibat kelalaian kita adalah tindak kriminal di dunia pertamanan. Jadi, Makers, berencanalah dengan penuh tanggungjawab sebelum memutuskan untuk mengadopsi tanaman-tanaman baru ya!
Continue reading Bucketlist Tanaman Interior Favorit 2019

Posted on

Material M003 – PLA, PCL, dan PVA; Polimer Bio-degradable Terfavorit

Ketika kita bekerja di workshop, terutama pada proses finishing, molding, reinforcing, atau tahap prototyping, kita berinteraksi dengan Polimer. Polimer dipergunakan secara luas dalam berbagai industri mulai dari industri kesehatan, arsitektur, kecantikan, peralatan rumah tangga, alat makan, aviasi, nautika, otomotif, elektronik, dan manufaktur. Beberapa jenis polimer sintesis yang memiliki ketahanan tinggi terbukti bermasalah dalam proses pengelolaan sampahnya. Hal ini diakibatkan kesulitan material tersebut untuk diurai oleh bakteri dan kondisi alam. Berangkat dari kesadaran ini kemudian minat ilmuwan, ahli teknik, pengusaha, dan masyarakat peduli lingkungan beralih ke jenis-jenis polimer yang dapat diurai (degradable). PLA, PCL, dan PVA adalah tiga jenis polimer yang dapat diurai serta dapat dikombinasikan dengan bahan matrix dari sumber alam untuk membentuk komposit ramah lingkungan.
Continue reading Material M003 – PLA, PCL, dan PVA; Polimer Bio-degradable Terfavorit

Posted on

Material M002 – Mencari Peluang dengan Silicone, Seberapa Hijau Material Putih Ini?

Silicone adalah material yang digunakan untuk berbagai produk rumah tangga. Bahan ini semakin populer beberapa tahun belakangan ini, karena kemudahannya untuk dibentuk, kemudahan dibersihkan, dan ketahanannya terhadap panas. Penggunaannya di rumah-rumah terutama untuk keperluan baking, cetakan kue, alas tahan panas, adonan, perekat, anti-air, moulding, dan lain sebagainya. Silicone, atau yang disebut dengan polysiloxanes (polymerized siloxanes) adalah polimer racikan manusia yang terbentuk dari struktur senyawa anorganik atas unsur silicon (Si) dan oksigen (O).
Continue reading Material M002 – Mencari Peluang dengan Silicone, Seberapa Hijau Material Putih Ini?