Posted on

G007 – NURBS Curves

Apa itu curves? Terjemahan langsungnya adalah kurva, atau garis lengkung. Namun curves dalam Grasshopper juga meliputi garis lurus dan garis zigzag, seperti halnya kurva titik lebur dan titik didih H2O yang memperlihatkan garis-garis lurus dan diagonal. Curves adalah kumpulan titik (koordinat) yang digabungkan menjadi satu geometri. Terdapat setidaknya 5 jenis curve pada Grasshopper, yang dijelaskan dengan baik di dalam Grasshopper Primer. Dalam artikel ini kita akan membahas tentang NURBS Curves saja.

NURBS

Jenis curve yang pertama adalah NURBS atau Non-uniform Rational Basic Splines. NURBS ini adalah yang dikategorikan sebagai Topological Curves oleh Greg Lynn (1999). Sebagai contoh, kita bisa memperhatikan gambar di bawah ini.
Continue reading G007 – NURBS Curves

Posted on

G006 – Penggunaan ‘Attractor Point’ pada desain dua dimensi (Grasshopper)

Kali ini kita akan mencoba mengaplikasikan Attractor Point pada permukaan bidang 2 dimensi. Metode ini sangat mudah diaplikasikan di berbagai rancangan; mulai dari desain kain, kemasan, furniture, hingga fasade bangunan.

Hasil akhir dari exercise kita kali ini adalah bentuk seperti berikut:
Continue reading G006 – Penggunaan ‘Attractor Point’ pada desain dua dimensi (Grasshopper)

Posted on 1 Comment

[Bagian 1/2] Perbandingan Panduan Bangunan Tahan Gempa 3 Negara: Jepang tahun 1981 (BSLJ), USA tahun 2000 (IBC) dan Iran tahun 1999 (ICS)

Artikel ini adalah terjemahan bebas dari makalah ilmiah No.3168 berjudul “Comparison of Seismic Codes of 1981 Japan (BSLJ), 2000 USA (IBC), and 1999 Iran (ICs) oleh Marjan Faizian dan Yuji Ishiyama terbitan proseding konferensi tahun 2004 di Kanada. Penulis pada saat itu merupakan PhD Candidate dari Swiss Federal Institute of Technology (Marjan Faizian) dan Profesor di Graduate School of Engineering, Hokkaido University Japan (Yuji Ishiyama).
Continue reading [Bagian 1/2] Perbandingan Panduan Bangunan Tahan Gempa 3 Negara: Jepang tahun 1981 (BSLJ), USA tahun 2000 (IBC) dan Iran tahun 1999 (ICS)

Posted on

Eksperimen Cat Putih pada Kayu

Minggu lalu kami melakukan eksperimen kecil-kecilan untuk melihat pengaruh dari jenis kuas, jenis cat, dan penggunaan wood filler dalam menghasilkan permukaan kayu bercat putih yang mulus mendekati sempurna. Yang kita lakukan adalah mengambil 7 papan kayu bekas dari workshop kemudian membuat 7 kombinasi eksperimen pengecatan sebagai berikut:
Continue reading Eksperimen Cat Putih pada Kayu

Posted on

Material M001 – Studi Bata Ringan sebagai Bahan Bangunan Ramah Lingkungan

Bata Ringan adalah salah satu alternatif bahan bangunan yang diminati oleh warga Indonesia. Setelah penduduk negeri ini ketergantungan pada material bernama ‘stein’ atau ‘brick’ atau yang kita sebut dengan ‘bata’; kini, sejak 1995 tepatnya, Indonesia memiliki alternatif lain di pasaran berupa Bata Ringan.
Continue reading Material M001 – Studi Bata Ringan sebagai Bahan Bangunan Ramah Lingkungan

Posted on 3 Comments

G002 – 10 Kategori “Component” pada Grasshopper 3D

Penulis: Nadiya Rahmah, Diyfab Colab & Workshop 

Ketika kita membuka layar Grasshopper dari Rhino (cara untuk melakukannya bisa dibaca di sini), kita akan melihat sepuluh tab yang berisi beragam Component. Sepuluh tab ini adalah Params, Math, Sets, Vector, Curve, Surface, Mesh, Intersect, Transform, dan Display. Dalam versi sebelumnya, beberapa tab memiliki nama berbeda. Nama kesepuluh tab di versi Grasshopper awal-awal adalah Params, Logic, Scalar, Vector, Curve, Surface, Mesh, Intersect, XForm, dan Complex. Tab Logic berubah menjadi Math dan Sets, Scalar berubah menjadi Sets, Xform berubah menjadi Transform, dan bisa diduga Complex berubah menjadi Display. David Rutten, pembuat Grasshopper, rupanya sangat suka memodifikasi software yang dia buat. Banyak kontributor diundang memberi masukan untuk mengembangkan versi terbaru. Jangan heran bila di kemudian hari nama-nama tab ini berubah lagi.
Continue reading G002 – 10 Kategori “Component” pada Grasshopper 3D

Posted on 2 Comments

G001 – Perkenalan Grasshopper + Rhinoceros untuk Pemula

Grasshopper bukan software yang digandrungi oleh desainer-desainer yang saya kenal, baik di Indonesia maupun di Luar. Grasshopper dianggap terlalu rumit, terlalu advance, dan terlalu bertele-tele. Bahkan banyak desainer yang berujar bahwa Grasshopper bagi mereka “ngga keotakan” sehingga mereka enggan untuk berurusan dengan Grasshopper. Hanya segelintir yang antusias untuk mempelajari Grasshopper.
Continue reading G001 – Perkenalan Grasshopper + Rhinoceros untuk Pemula

Posted on 1 Comment

Vector vs Pixels dalam Desain Digital

Vector dalam pelajaran Fisika adalah suatu objek yang memiliki nilai dan arah, misalnya gaya (force) yang direpresentasikan dengan simbol F atau kecepatan (velocity) yang direpresentasikan dengan simbol V. Jangan khawatir. Blog ini tidak berbicara tentang ilmu Fisika, tetapi berbicara tentang bentukan grafis dalam desain digital. Ada dua jenis bentukan grafis yang dikembangkan dalam perancangan digital: Vector dan Pixel. Gambar atau grafis yang memiliki basis Pixel biasanya berupa foto atau gambar dengan ekstensi (.jpg), (.jpeg), (.png), (.gif), dan sejenisnya. Bentukan grafis pixel sering juga disebut grafis raster. Sementara itu gambar atau grafis berbasis Vector biasanya disimpan dalam berntuk file ‘mentah’ dalam software yang digunakan untuk membuatnya, atau di simpan dengan ekstensi (.sgv), (.eps), dan (.pdf).
Continue reading Vector vs Pixels dalam Desain Digital