Posted on Leave a comment

Meningkatkan Adaptability Creativepreneur dengan Blue Ocean Strategy

Disclaimer: Halaman ini mungkin menampilkan iklan. Semua Iklan yang ditampilkan tidak berafiliasi dengan Diyfab. Mohon laporkan kepada admin melalui laman ini, apabila ditemukan iklan yang kurang berkenan. Terima kasih.
—-

Seri Creativepreneur – Ramadhan 1442 H

Adaptability adalah salah satu kunci keberhasilan Creativepreneur, baik yang baru memulai maupun yang sudah bermain cukup lama. Kenapa harus mampu beradaptasi? Berapa banyak UMKM Indonesia yang ‘dimakan’ oleh para ‘pemain’ dropshipper dan para pemilik toko palugada marketplace yang menggunakan strategi ATM (Amati, Tiru, Modifikasi atau Matikan)? Saya sendiri tidak begitu paham apakah strategi ini masih masuk persaingan yang sah dan fair, atau sudah termasuk bentuk persaingan tidak sehat. Silakan para pembaca menilai sendiri dari contoh yang saya paparkan.
Continue reading Meningkatkan Adaptability Creativepreneur dengan Blue Ocean Strategy

Posted on 1 Comment

Cara Mengisi ‘Business-Model Canvas’ (Part 1) – Contoh Usaha Produk Kulit (Tas)

Disclaimer: Halaman ini mungkin menampilkan iklan. Semua Iklan yang ditampilkan tidak berafiliasi dengan Diyfab. Mohon laporkan kepada admin melalui laman ini, apabila ditemukan iklan yang kurang berkenan. Terima kasih.

Seri Creativepreneur – Ramadhan 1442 H

Kita ambil contoh pengusaha pemula bernama Sogi, Eka, dan Nuri yang menjual produk kerajinan kulit berupa tas, sabuk, dan dompet. Misalkan setelah bertapa di Pegunungan Andes, sang pengusaha pun menemukan nama brand-nya, yaitu: Chameleo. Mereka bertiga sepakat dengan nama ini dan menyesuaikan dengan trend pasar yang mengarah ke desain-desain kontemporer, yang menurut analisis mereka ‘pas’ juga dengan style dan gaya hidup anak muda saat ini. Setelah mengetujui nama merek dan arahan diferensiasi produknya (keunikan produknya), tim founder ini lalu berdiskusi untuk mengisi business-model canvas mereka sesuai dengan kondisi ideal perusahaan yang diharapkan.
Continue reading Cara Mengisi ‘Business-Model Canvas’ (Part 1) – Contoh Usaha Produk Kulit (Tas)

Posted on Leave a comment

Mindful Journaling: Mari Membuat Jurnal yang Efektif dan Penuh Manfaat

Dunia seni dan kerajinan kini termasuk industri yang sedang booming. Terutama terbantu sekali oleh keberadaan platform seperti instagram, youtube, etsy, moselo, dan aneka sosial media. Instagram, sebagai platform yang sangat memanjakan indra visual pengguna, telah menjadi media yang kondusif untuk mempromosikan segala sesuatu yang memiliki nilai estetika. Namun, di tengah pertumbuhan seni dan kerajinan ini, anak-anak muda (dan yang tidak muda) bisa terjebak dalam mengejar hal-hal yang kurang berarti (pursuit of meaninglessness) seperti trend dan popularitas. Persis seperti bagaimana dulu anak muda terjebak dalam kilaunya dunia musisi, game, entertainment, dan selebriti. Bukan berarti mengasah keterampilan dan sense artistik adalah sesuatu yang tidak terpuji, atau termasuk kebiasaan buruk, bukan. Tentu dalam batas-batas halal dan thayib mencintai keindahan adalah baik. Namun, seperti halnya konsumerisme yang berlebihan, terlalu larut dalam pursuit of art and craft juga bisa berujung pada kecenderungan mengoleksi barang-barang, over-doing, over-editing, over-decorating, dan mengalihkan energi anak muda dari tugas lain yang lebih sulit.

Continue reading Mindful Journaling: Mari Membuat Jurnal yang Efektif dan Penuh Manfaat

Posted on Leave a comment

2021: Beyond Expectation

Bismillah,
Selamat pagi Sobat Makers!

Diyfab bersyukur sekali atas pencapaian tahun 2020 lalu, walaupun penuh dengan turbulensi di tengah terjangan Pandemi. Semua itu tidak dapat tercapai tanpa karunia Allah swt, kemudian juga dengan dukungan dari Sobat Makers sekalian, karenanya kami sangat berterima kasih. Kami berharap sobat makers sekalian berhasil mencapai target-target 2020 yang telah lalu, serta siap menembus target baru di tahun 2021. Tentu kita semua prihatin dengan terjangan pandemi yang mempengaruhi kehidupan kita semua. Namun, kita harus tetap kreatif, tetap positif, dan terus mencari solusi untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi.

DIY atau Do It Yourself, adalah salah satu skill penting yang bisa meningkatkan adaptability sobat makers di berbagai situasi. Betapa kita semua anak-anak muda, moms n pops muda, telah meninggalkan skill-skill penting yang dulu merupakan skill mendasar yang harus dimiliki oleh para orang tua kita. Berapa banyak di antara kita yang familiar dengan penggunaan alat pertukangan, tali-temali, pertolongan pertama, food perservation, dissaster relief, dan terutama skill untuk merawat dan memperbaiki aneka produk yang kita punya mulai dari pakaian, perkakas, furniture, hingga peralatan elektronik? Dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan ini, skill DIY juga bisa membantu sobat makers semua dalam melakukan efisiensi baik waktu dan/atau finansial, tergantung yang mana dalam prioritas kita yang perlu dihemat. Bahkan, bila kita serius mempelajari sebuah skill, kita bisa mempergunakan skill itu untuk menyelesaikan masalah. Anything is possible.
Continue reading 2021: Beyond Expectation